MEMBANGUN PENDIDIKAN INKLUSI BERBASIS MASYARAKAT DAERAH PELOSOK WADUK KEDUNG OMBO

A project by JASMINE

membuat konsep inklusi sederhana dimasukkan kurikulum, program boneka bercerita. membuat gambar bertema inklusi,bentuk buku saku, komik, bidang mewarnai
1. Membangun pendidikan inklusi sedari usia dini, antara lain dengan membuka pendidikan informal. seperti PAUD,TPA, TAMAN BACA dan BIMBINGAN BELAJAR mengenalkan konsep inklusi di dunia anak dengan bahasa anak

2. Di daerah pelosok kedung ombo. daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan hanya lahan tandus. juga daerah yang terkena proyek pengadaan waduk kedung ombo.

3. Melibatkan remaja sekitar menjadi tenaga sukarela sebagai pengajar. sekaligus sebagai konseptor pendididikan inklusi.
4. Dimulai sejak akhir 2018. dengan membuka kelas PAUD dan TPA sebagai langkah awal. mengawali dengan modal sendiri dan kemampuan seadanya. kebetulan inisiatornya adalah seorang difabel.
5. Bermodal diri sebagai pelaku difabel sehingga mencoba mentransfer program inklusi ini di dunia anak melalui pendidikan informal dengan bahasa anak.
6. Membuat program belajar yang bernuansa inklusi dalam balutan cerita, gambar, dan komik saku dikemas penuh keceriaan dan fun
7. Memasukkan nilai-nilai kesetaraan, respect, tolong menolong, kemanusiaan, dan reliji
8. Di harapkan sedini mungkin anak terbiasa dengan perbedaan,memahami kesetaraan dengan pas,melibatkan masyarakat secara utuh dalam menyikapi inklusi sebagai sebuah kebutuhan bersama.

About the Organization /Team

Yayasan Jasmine adalah yayasan pengelola pendidikan yang baru terbentuk akhir tahun 2018. dengan membawa misi sosial dan campaign tentang pentingnya pendidikan usia dini yang mengenal inklusi secara pas. ketua : Joko Murtanto [ difabel], indah, wahyu, dan desti sebagai guru, ayu administrasi,
MAP
Project CategoryIncluder
Realated SDGs
4 Quality Education 15 Life on Land 16 Peace, Justice & Strong Institutions