Mempertahankan kearifan lokal Gorontalo melalui kikigaki

A project by Pusat Studi Kajian Pendidikan, Perempuan, dan Perlindungan Anak LPPM UNG

Meningkatkan budaya literasi siswa dan mampu memaknai sebuah perjuangan dalam kehidupan yang dialami narasumber.
Pendidikan bukan semata untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam ranah kognitif, afektif dan psikomotor yang tertulis dalam buku teks ataupun kurikulum melainkan untuk jauh melangkah kedepan memaknai harapan itu melalui interaksi sosial kemasyarakatan sehingga mampu mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Karena Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah ataupun dinas pendidikan, melainkan juga masyarakat.
Terkhusus di Gorontalo, masyarakat memiliki warisan budaya lokal, baik dari bahasa, sikap sosial, aktivitas ataupun pekerjaannya. Budaya yang semakin tergerus Jaman memaksa kita untuk berfikir bagaimana cara melestarikannya dan dapat diwariskan kepada generasi muda. Satu-satunya cara adalah menyentuhkan budaya kepada generasi muda/siswa dan mengabadikannya dalam bentuk tulisan. Hal inilah yang mendasari ide ‘KIKIGAKI’ yang merupakan terobosan baru di Gorontalo dalam hal Pendidikan yang dikolaborasikan dengan masyarakat. KIKIGAKI yang digagas oleh Pusat Studi Kajian Pendidikan, Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo, bekerjasama dengan I-I Network Jepang dan Sekolah (Guru dan Siswa) yang ada di Provinsi Gorontalo. Sebagai langkah awal, Pusat Studi P3A melakukan workshop dan pelatihan kepada Guru dan siswa terkait tehnik-tehnik KIKIGAKI. Guru sebagai pendamping dan fasilitator, senantiasa membimbing siswa dalam menjalankan misinya dan tidak terlepas dari pengawasan Pusat Studi P3A serta merupakan program berkelanjutan. KIKIGAKI melatih kemampuan siswa dalam menanggapi situasi sosial melalui penelusuran dan wawancara langsung kepada Narasumber. Narasumber yang dipilih adalah tokoh masyarakat yang memiliki kreativitas dan rutinitas yang dijadikan sebagai mata pencahariannya dan telah ditekuni dalam waktu jangka panjang. Siswa mengangkat cerita murni dari Narasumber tanpa adanya unsur-unsur yang ditambahkan ataupun dikurangi. Kemampuan menggali informasi dan rasa ingin tahu dikembangkan disini, sehingga siswa memperoleh data dan fakta, menuliskan dan menyampaikan informasi ini kepada pembaca yang didukung dengan sajian gambar terkait aktivitas Meijin. Secara tidak langsung, aktivitas ini meningkatkan budaya literasi siswa dan mampu memaknai perjuangan kehidupan Narasumber yang tidak akan diperoleh di bangku sekolah.

About the Organization /Team

Pusat Studi KP3A mengembangkan kajian tentang Pendidikan, perempuan, dan perlindungan anak, sebagai bagian penting dari proses pemberdayaan dan pengembangan kebudayaan lintas disiplin ilmu; serta menjalin kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat. Pusat Studi KP3A merupakan bagian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang bertugas mengkoordinasikan dan mengembangkan riset unggulan lintas disiplin ilmu, serta menjalin kerja sama penelitian dengan berbagai pihak, instansi lain dalam negeri maupun luar negeri. Juga mengembangkan tema unggulan dan roadmap penelitian berbasis pengelolaan dan koordinasi lintas laboratorium, disiplin ilmu, dan pusat-pusat kajian yang mono disiplin di tiap fakultas di lingkungan UNG.
MAP
Project CategoryMobilizer
Realated SDGs
4 Quality Education